Minggu, 13 November 2011

PEMERIKSAAN FISIK BAYI BARU LAHIR




Aspek yang di nilai
Nilai
1
2
3
4
1.
A. Persiapan alat
Baki dan alasnya, thermometer, stetoskop, tensimeter, centimeter/meteran/pita ukur, timbangan bayi, tongue spatel, opthalmoscope, jam tangan, alat tulis, lembar pengkajian.





B. Tahap pre interaksi




2.
Cek catatan perawatan dan catatan medis klien




3.
Cuci tangan




4.
Siapkan/dekatkan alat-alat





C. Tahap orientasi




5
Berikan salam, panggil klien/keluarga dengan namanya




6.
Jelaskan tujuan, prosedur dan lama tindakan pada keluarga





D. Tahap kerja




7.
Berikan kesempatan klien atau keluarga untuk bertanya sebelum kegiatan dimulai




8
Melakukan observasi keseluruhan tubuh bayi: postur, ekstremitas termasuk kondisi kulit, warna kulit, adanya kelainan pada kulit, pergerakan bayi, tanda lahir, verniks.




9.
Mengukur tanda-tanda vital: Pernapasan, tekanan darah, suhu, nadi.




10
Kaji kepala: bentuk, adanya benjolan, mengukur lingkar kepala dengan pita ukur




11
Kaji muka : simetris/proporsional wajah




12
Kaji telinga: bentuk, lokasi, pengeluaran (k/p)




13
Kaji mata : simetris, kebersihan kelopak mata, strabismus, pupil, reflek terhadap cahaya (kornea, pupil), mata boneka




14
Kaji hidung: simetris, lubang hidung, keadaan cuping hidung, adanya milia, Reflek (glabella, bersin)




15
Kaji mulut: kebersihan, pergerakan lidah, variasi normal, adanya kelainan pada bibir/ palatum (labioplatoskizis), reflek (rooting, isap, gawn, ekstrution, swaling)




16
Kaji leher dan dada: panjang leher, clavicula, lingkar dada, gerakan dada, kesimetrisan putting susu, pengeluaran puting susu, bunyi napas, bunyi jantung (apeks jantung), refleks tonic neck




17
Kaji abdomen: peristaltik usus, kondisi tali pusat, gerakan pernapasan abnormal,lingkar abdomen,  perdarahan tali pusat, Refleks abdomen




18
Kaji genetalia: perempuan, labia mayora, labia minora, klistoris, pengeluaran, variasi normal.
Laki-laki: turunnya testis, jumlah testis, kondisi penis, scrotum, variasi normal, dua testis dalam skrotum
Anus: suhu tubuh, adanya kelainan (atresia ani)




19.
Kaji ekstremitas atas dan bawah : pergerakan normal, simetris/tidak, jumlah jari,refleks babinsky, genggam, melangkah, refleks peres




20
Menimbang BB dan mengukur TB





E. Tahap terminasi




17
Simpulkan hasil kegiatan




18
Berikan reinforcement positif pada keluarga




19
Lakukan kontrak untuk kegiatan selanjutnya




20
Akhiri kegiatan




21
Cuci tangan





F. Dokumentasi




22.
Catat hasil tindakan dalam catatan keperawatan





TOTAL  NILAI




Tidak ada komentar:

Poskan Komentar